Penjelasan Virus Zika Dan Pencegahannya
![]() |
| Virus Zika |
Anda tahu tentang virus zika? Ini dia ulasan ihwal virus zika yang diambil berasal beberapa sumber, termasuk pada www.Depkes.Go.Id, yang diharapkan dengan pembahasan ini dapat menambah wawasan kita wacana virus zika dan dapat membantu menyebarkan informasi wacana virus zika.
Virus zika
Virus zika adalah galat satu virus dari jenis flavivirus. Virus ini memiliki kecenderungan menggunakan virus dengue, berasal berasal grup arbovirus. Virus ini adalah virus yang proses penularannya melalui media nyamuk aedes aegypti. Masih satu family dengan virus lain seperti virus penyebab penyakit demam berdarah, penyakit kuning, dan penyakit chikungunya. Belum ada vaksin atau pengobatan khusus buat virus ini, sehingga pengobatan berfokus pada tanda-tanda yg ada.
Beberapa negara yang pernah melaporkan keberadaan perkara penyait virus zika ialah barbados, bolivia, brasil, cap verde, colombia, dominican republic, ecuador, el salvador, french guiana, guadeloupe, guatemala, guyana, haiti, honduras, martinique, mexico, panama, paraguay, puerto rico, saint martin, suriname, venezuela, dan yap. Belum ada laporan resmi tentang eksistensi virus zika di indonesia
Cara penularan
Virus zika ditularkan melalui gigitan nyamuk. Nyamuk yang menjadi vektor penyakit zika adalah nyamuk aedes, dapat pada jenis aedes aegypti buat wilayah tropis, aedes africanus pada afrika, dan jua aedes albopictus pada beberapa daerah lain. Nyamuk aedes adalah jenis nyamuk yang aktif pada siang hari, dan daoat hidup pada pada juga luar ruangan. Virus zika jua bisa ditularkan oleh ibu hamil pada janinnya selama masa kehamilan.
Orang beresiko Siapapun yang tinggal atau mengunjungi area yang diketahui terdapat virus zika memiliki risiko untuk terinfeksi termasuk mak hamil.
Gejala infeksi virus zika
Satu diantara lima orang yang terinfeksi virus zika memberikan gejala. Adapun gejala infeksi virus zika diantaranya demam, kulit berbintik merah, sakit ketua, nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, kelemahan dan terjadi peradangan konjungtiva. Pada beberapa kasus zika dilaporkan terjadi gangguan saraf serta komplikasi autoimun. Gejala penyakit ini menyebabkan kesakitan tingkat sedang serta berlangsung selama dua-7 hari. Penyakit ini kerap kali sembuh menggunakan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan medis. Pada syarat tubuh yang baik penyakit ini bisa pulih pada tempo 7-12 hari
Komplikasi
Di beberapa masalah suspek zika dilaporkan pula mengalami sindrom guillane bare. Namun korelasi ilmiahnya masih pada tahap penelitian.
Langkah-langkah penanganan :
- Jika terinfeksi virus zika, maka lakukan hal-hal menjadi berikut:
- Istirahat cukup
- Konsumsi relatif air buat mencegah kehilangan cairan tubuh
- Minum obat-obatan yang bisa mengurangi demam atau nyeri
- Jangan mengkonsumsi aspirin atau obat-obatan nsaid (non stereoid anti inflmation) lainnya.
- Cari pengobatan ke pelayanan kesehatan terdekat
Pencegahan penularan virus ini dapat dilakukan dengan:
- Menghindari kontak dengan nyamuk
- Melakukan pemberantasan sarang nyamuk (psn) 3m plus (menguras dan menutup daerah penampungan air, serta memanfaatkan atau melakukan daur ulang barang bekas, ditambah dengan melakukan aktivitas pencegahan lain mirip menabur serbuk larvasida, memakai kelambu ketika tidur, memakai obat nyamuk atau anti nyamuk, dll)
- Melakukan supervisi jentik dengan melibatkan kiprah aktif rakyat melalui gerakan satu tempat tinggal satu juru pemantau jentik (jumantik)
- Menaikkan daya tahan tubuh melalui sikap hayati higienis dan sehat (phbs) mirip diet seimbang, melakukan aktifitas fisik secara rutin, dll.
- Pada wanita hamil atau berencana hamil harus melakukan perlindungan ekstra terhadap
- gigitan nyamuk buat mencegah infeksi virus zika selama kehamilan, contohnya menggunakan memakai baju yang menutup sebagian akbar permukaan kulit, berwarna cerah, menghindari pemakaian wewangian yg dapat menarik perhatian nyamuk seperti parfum dan deodoran.
Virus zika di Bunda hamil
Berikut adalah beberapa info penting untuk mak hamil seputaran virus zika:
Selama ini belum terdapat bukti yg bertenaga bahwa bunda hamil lebih berisiko atau mengalami penyakit yg lebih berat selama masa kehamilan. Selain itu jua belum diketahui bahwa bunda hamil lebih berisiko terhadap sindrom guillan barre.
Sebelum pulang ke area terjangkit virus zika dianjurkan buat melakukan konsultasi menggunakan dokter. Selain itu pada masa selama berada di area terserang dibutuhkan melakukan perlidungan ekstra terhadap gigitan nyamuk.
Bunda hamil yg wajib diperiksa buat virus zika merupakan yang memiliki riwayat bepergian dari area terjangkit dan juga memiliki dua atau lebih tanda-tanda dari infeksi virus zika.

Post a Comment for "Penjelasan Virus Zika Dan Pencegahannya"